Selvin: Ampunilah Orang yang Bersalah

April 13, 2007

berikut link informasi baru tentang Selvin Bungge yg didapat dari jawaban.com

semoga berguna… God Bless..

Selvin: Ampunilah Orang yang Bersalah

19 Responses to “Selvin: Ampunilah Orang yang Bersalah”

  1. damanik Says:

    Mujizat Meko, Poso

    Sebuah Fenomena Spiritualitas! Apakah Dari Tuhan?

    Sejak pertengahan Februari 2007, Desa Meko, 30 km arah selatan Tentena, ibu kota Kecamatan Pamona Barat, salah satu desa subur di tepian Danau Poso, yang berkembang pesat akibat kualitas tanaman Coklatnya yang dicari para pembeli, menjadi pusat perhatian masyarakat dari berbagai penjuru kabupaten Poso, Sulawesi Tengah bahkan Indonesia.

    Berawal dari seorang anak Gadis bernama Selvin, 8 tahun, menyatakan mendapat kunjungan khusus sang ‘Tete Manis’, dan atas perintahnya mengobati ibunya yang sedang sakit (asam Urat?), lalu sembuh, 6 Januari 2007. Kakaknya yang di Palu juga sakit, mereka mengunjungi dan secara mengherankan disembuhkan.

    Setelah kembali ke Meko, ada beberapa orang sakit datang, dan ditanganinya, juga sembuh. Informasi yang mengherankan ini berjalan dari mulut ke mulut sampai akhirnya menarik perhatian banyak orang datang mencoba keajaiban tersebut. Dari beberapa kesaksian kesembuhan/mujizat, berita ini ter blow-up, akibatnya terjadi gelombang kunjungan masyarakat yang tak terbendung lagi. Anak tersebut, kedua orang tuanya, dan beberapa tokoh masyarakat serta Pendeta kemudian mengklaim ini adalah “Lawatan Allah” atas Tanah Sintuwu Maroso – Poso.

    Pertanyaannya, benarkah peristiwa ini dapat dikategorikan ‘lawatan Allah’ untuk suatu ”Kegerakan Rohani Gereja Tuhan” bagi kepentingan Kerajaan Allah dan kemuliaan Nama Tuhan? Bagaimana dan dengan apa kita menilainya untuk memperoleh kesimpulan yang valid Alkitabiah? Jawabannya, satu-satunya standar Kebenaran, ALKITAB ADALAH FIRMAN ALLAH.

    I. Peristiwa Perjumpaan dengan Yang Ilahi & Penetapannya sebagai Utusan Ilahi

    Perjumpaan Selvin dengan Yang Ilahi diceritakan dalam beberapa versi dan berkembang dalam masyarakat .

    1. Menurut Pdt. Rinaldy Damanik (seperti yang dituturkan Mamanya Selvin kepadanya), pada tanggal 6 Januari 2007 Mama Sil (ibunya si Selvin) yang kakinya sakit (Asam Urat), lalu dipijit-pijit Selvin dan sembuh. Besoknya ibunya Tanya, bagaimana cara pijit sehingga bisa sembuh? Jawabnya, sementara pijit tadi malam, saya dapat penglihatan “Tete Manis” seperti yang digambar setengah badan pake mahkota duri, lalu ada suara “Aku akan pakai dan berikan banyak talenta sama kau”, Selvin Tanya, 5000?, jawabnya, “lebih dari 5000, tetapi harus bilang sama keluarga Mama Papa supaya bertobat.”

    Karena mengalami kesembuhan yang ilahi, dan teringat akan anaknya yang di Palu sakit, Mama Sil mengajak Selvin ke Palu, lalu dengan cara yang sama, mengusap-usap/pijit, dan dengan mulut berkomat-kamit yang kemudian katanya berdoa ‘Bapa Kami’ kakaknya itu mengalami kesembuhan.

    2. Menurut Pdt. Maxie Massie & Ibu, Gembala GPdI Toinasa (seperti dituturkan oleh Papanya Selvin kepada mereka); Selvin sementara di kamar, tiba-tiba ada cahaya bersinar terang, dan dia lihat sang ’Tete Manis’, kemudian dia dibawa ke Jembatan Sungai Meko. Suara tete Manis datang padanya dan meminta Selvin mengambil getah sesuatu cabang dibagian tengah , lalu mengusapkan ke matanya. Selanjutnya Selvin dapat melihat jelas yang berbicara padanya seperti gambar Yesus setengah badan. Dari atas jembatan dia melihat banyak orang yang sakit yang berteriak-teriak minta tolong. Sang ‘Tete Manis’ berkata “Tolong mereka”, selvin jawab, aku tidak bisa, Suara itu menjawab, ”kau akan diberi banyak Talenta untuk bisa menyembuhkan mereka” Selvin Tanya 5000? Dijawab, “lebih banyak”

    Mamanya mendapati dia pingsan di kamar, bertepatan mamanya sakit kaki, lalu dipijit/usap-usap, dan sembuh. Lalu karena anaknya yang di Palu dalam keadaan sakit, Mama Sil (mamanya Selvin) mengajak Selvin ke Palu. Dia melakukan proses pengobatan yang sama disertai mulutnya berkomat kamit, yang kemudian dikatakan itu Doa Bapa Kami, dan kakaknya sembuh.

    3. Penjelasan Pdt. Morlan Perapi & Ibu, Gembala GPdI MEKO (seperti yang dituturkan oleh Papa & Mamanya Selvin kepada mereka). Pada hari itu Selvin sementara main dengan teman-temannya, lalu datang 3 orang, yang masing-masing seperti gambar Yesus, Bunda Maria, Malaekat. Mereka mengajak Selvin. Setelah pamitan pada orang tuanya, Selvin ikuti mereka dan dibawa ke Jembatan Sungai Meko; Di sana, setelah matanya diusap dengan getah batang pisang, Dia mampu melihat ’Tete Manis’ (maksudnya Yesus seperti digambar) dengan lebih jelas, dan kemudian dia melihat banyak orang di sungai itu yang meminta pertolongan. Kemudian ada suara berkata padanya, ”kau akan kuberi Talenta lebih 5000 talenta”. Sekembalinya ke rumah, dia langsung mengobati ibunya dengan cara memijit/mengusap-usap pada bagian yang sakit, ternyata sembuh. Dan kemudian mereka ke Palu pada saat dapat informasi bahwa kakaknya Selvin sakit parah. Setibanya di Palu, Selvin mengobati kakaknya dengan cara yang sama sambil menggunakan Doa Bapa Kami dengan mulut hanya berkomat kamit. Kakaknya ternyata sembuh.

    Inilah dasar keyakinan Selvin dan kedua orang tuanya, kemudian semua pendukungnya bahwa Selvin dipakai/diutus Tuhan dengan Karunia Kesembuhan/Mujizat, pengakuan itu dikukuhkan dengan beberapa bukti orang sembuh serta mengalami mujizat, dan karena secara bergelombang orang orang dari berbabagi penjuru Sulteng berdatangan, maka peristiwa Meko di klaim sebagai suatu ”Lawatan Allah untuk Poso”.

    Mengacu pada Alkitab yang adalah Firman Allah, tidak ada orang yang sungguh-sungguh dipakai Tuhan secara spesifik (Rasul, Nabi, Penginjil, Gembala, Guru, dll) yang akan mengadakan Kegerakan dan Kebangunan Rohani secara dahsyat, terjadi secara Instant. Semua terproses sesuai dengan rancang bangun Tuhan Yesus Kristus! Petrus dan para Rasul, pertama-tama dijumpai oleh Yesus, dipanggil, dilatih/diajar (tiga setengah tahun) dan diurapi Roh Kudus, lalu mereka dipercayakan pelayanan secara dahsyat dan luar biasa (Baca kitab Injil dan kitab Kisah Para Rasul). Filipus dan Stefanus, adalah jemaat mula-mula di Yerusalem, karena kesetiaan dan penuh Roh Kudus lalu dalam Kisah 6, diangkat jadi Diaken di Yerusalem, dan kemudian Stefanus dengan Mujizat dan Tanda Heran menggemparkan Yerusalem dan akhirnya mati syahit (Kisah 6:8-15; 7:1-60, Filipus yang disertai Mujizat dan Tanda Heran menggemparkan kota Samaria dengan ribuan orang datang pada Yesus (Kisah 8:4-40). Rasul Paulus, dicegat/berjumpa Yesus di jalan menuju Damaskus, lalu kemudian dikatakan Yesus untuk menjadi Rasul bagi orang Kafir, tetapi dia lebih dahulu harus melalui proses lewat penumpangan tangan Ananias di Damaskus, lalu ke Yerusalem dan kemudian ke Tarsus. Setelah itu (sekian tahun) lalu Dia mulai melayani di Antiokhia yang kemudian disertai dengan Mujizat dan tanda heran menjelajah seluruh dunia dan ribuan orang bertobat dan menerima Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat. Coba periksa semua pemimpin Rohani baik dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, tidak ada yang instan, apalagi kanak-kanak; Yesuspun harus menanti sampai usia 30 tahun, dan mulai melayani dengan disertai Mujizat/Tanda Heran.

    Berikut, mengikuti tiga versi kesaksian proses si Selvin yang kemudian di klaim sebagai Utusan Tuhan dengan Karunia Mujizat & Kesembuhan, untuk suatu kegerakan rohani besar untuk Poso, agaknya tidak valid. Tidak Alkitabiah. Menurut Alkitab, ”…supaya dengan keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan.” Mat 18:16

    Para Nabi dalam Perjanjian Lama yang dipanggil Tuhan, panggilan yang diterimanya selalu dikukuhkan oleh yang lain lalu mereka diurapi untuk pelayanan. Perhatikan juga Paulus; dia saksikan berjumpa dengan Yesus di jalan ke Damaskus (Kisah 9:3-8); lalu Tuhan berbicara kepada Ananias di dalam kota Damaskus supaya Ananias mengukuhkan panggilanNya atas Paulus (Kisah 9:10-19).

    II. Beberapa Kejanggalan Doa dan pelayanan Kesembuhan

    Tuhan Yesus menegaskan bahwa dalam hal mengusir setan dan atau berdoa bagi yang sakit dan demi pernyataan Mujizat Allah kita harus berdoa dalam Nama-Nya: ”… mereka akan mengusir setan-setan demi nama-KU….” (Markus 16:17). Rasul Petrus kemudian mendemonstrasikan di depan Gerbang Indah di Yerusalem: ”… Demi Nama Yesus orang Nazaret itu, berjalanlah.” (Kisah 3:6).

    2.1. Selvin, justru menggunakan ”Doa Bapa kami” yang dikatakan ”Tete Manis” dan dengan tidak kedengaran, seperti komat kamit saja. Ibunya pernah bertanya kenapa tidak kedengaran, jawabnya, begitu instruksi ”Tete Manis”; kemudian atas instruksi Selvin kepada Mamanya, untuk berdoa kesembuhan dan mujizat, harus pakai Doa Bapa Kami.

    2.2. Dalam sebuah percakapan di Siuri, Pdt. Damanik, bertanya, mengapa harus pakai Doa Bapa Kami? Dari antara beberapa jawaban Selvin inilah, yang saya garis bawahi; “Itu adalah Doa yang diajarkan Yesus, Kan Dia itu Bapa yang baik, bapa kita semua, Bapanya Orang Kristen, Bapanya Orang Islam, Bapanya Orang Hindu….” ???

    Padahal yang berhak menyapa Dia Bapa adalah anak-anakNya yang telah ditebus oleh darah Anak Domba Allah (Galatia 3:26-29) Khusus baca Galatia 4:6.

    Dan itulah yang dipraktekkan oleh mereka, Selvin, Mamanya dan Papanya, dalam melayani orang-orang bukan Kristen. Berdoalah menurut Keyakinan/Iman masing masing, kalau Islam, berdoa/sholat secara Islam, Hindu berdoa secara Hindu, karena Allah kita sama. Lagu yang diinstruksikan Selvin dan Mamanya untuk dilagukan sepanjang waktu “Allah Kuasa Melakukan Segala Perkara” dan ini sudah berlangsung sekitar 3 minggu, lalu berkembang dengan lagu lain yang diizinkan “ Tak Tersembunyi Kuasa Allah” serta “Bersyukur pada Tuhan” dan “Allah itu baik”; Itu rupanya lagu netral, tak ada kata “Nama Yesus”.

    2.3. Yang juga agak aneh, si Selvin, yang telah menjadi terkenal akhirnya merasa cape melayani orang-orang sakit yang datang terus. Akhirnya, katanya dia telah mentransfer Karunia Mujizat/Kesembuhan, atas izin Tete Manis, kepada Mamanya.

    Dan kemudian, Mama Sil (ibunya Selvin) bersama bapaknya yang paling berperan dalam pelaksanaan ritual proses Penyembuhan bagi orang-orang sakit. Dan pelayanan di Meko dikomandoi langsung sang Mama. Beberapa Aktivis Gereja/Persekutuan Doa/pendeta yang percaya, membantu pelaksanakan kebaktian yang diistilahkan Ritual Penyembuhan; Sehingga warna proses ibadah hampir sama dengan KKR, tetapi tetap kelihatan pemaksaan (mistik) mujizat dan kesembuhan bagi para yang sakit.

    2.4. Keyakinan mereka, seperti yang dipesan oleh si Selvin, bahwa kuasa Ilahi untuk mujizat dan kesembuhan akan datang pada Kamis Sore dan puncaknya pada Hari Jumat. Istilahnya jam 12 siang Jumat dan apalagi 12 malam itu signal penuh, Roh Kudus turun. Akhirnya dalam hari-hari Kamis Jumat, masyarakat berbondong-bondong membawa orang sakit dari berbagai tempat. Pada hari Kamis sore dalam rangka observasi kebenaran, saya berada di Meko. Lapangan Meko sudah mulai penuh dengan kendaraan dan mungkin sudah lebih 1000 orang terhimpun. Kemudian diumumkan Jam 4 Sore, Roh Kudus akan turun dan akan banyak kesembuhan. Terjadi gerakan-gerakan yang sama dengan orang trance/kesurupan. Saya juga berjumpa dengan warga Muslim, yang datang ke Pastori Meko, khusus meminta air sembahyang/wudhu. Mereka katakan kita sudah harus doa, ada keluarga kami sakit. Jam 4.15 pm, sang Mama yang sedang memimpin, berkata, Roh Kudus belum jadi turun karena ada yang mengganggu, ditunda sampai malam. Hari Jumat kemarin, tanggal 09 Februari, rupanya agak kurang yang menerima mujizat, yang jelas justru ada yang mati tergeletak di tenda di lapangan Meko.

    III. Tetapi Banyak yang Mengalami Mujizat/Kesembuhan! Dan Ribuan Orang terus datang.

    Yang membuat peristiwa Meko menjadi menarik ribuan orang setiap Kamis dan Jumat, adalah banyak juga yang sembuh. Katanya, ada yang buta melihat, yang lumpuh berjalan, dan banyak penyakit lain juga sembuh. Inilah yang diblow-up terus oleh mereka yang begitu mudah dipengaruhi dengan peristiwa Mujizat; langsung dinyatakan bahwa betul ini dari Allah. Yang hadir di sana adalah mereka yang mencari Kesembuhan dan bukan sesungguhnya Tuhan Yohanes 6:2, 66.

    Waspadalah! Tidak semua penyembuhan adikodrati berasal dari Allah! Model bisa sama, juga menggunakan Alkitab dan pake atas nama Allah! Perhatikan Kel. 7:11-12, 22. Tongkat para Orang Berilmu Firaun mampu meniru Tongkat Musa yang jadi ular. Kasus Samaria, Kisah 8:9-13, 18-24. Sebelum bertobat, Simon dikenal masyarakat kota Samaria dan disebut ”Orang ini adalah Kuasa Allah yang terkenal sebagai Kuasa besar.” Juga Kasus Filipi, Kisah 16:16-18. Anak Perempuan yang mampu menyembuhkan serta melakukan mujizat; mengikuti Paulus dan mempromosikan pelayanan mereka; ”Orang ini adalah hamba Allah yang maha Tinggi, mereka memberitahukan kepadamu jalan keselamatan.” Ternyata yang dimilikinya roh tenung, bukan roh Allah.

    Tuhan Yesus menasihati kita; ”Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! …Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda mujizat dengan maksud sekiranya mungkin, menyesatkan orang-orang pilihan! Markus 13:5, 22.

    IV. Kesimpulan

    Mengamati dan mempelajari pergerakan yang terjadi di Meko selama 4 minggu terakhir ini, kami menyimpulkan bahwa, yang dikira sebagai Lawatan Allah bagi suatu Kebangunan Rohani, Bukan sesungguhnya dari TuhanYesus Kristus Juruselamat kita. Yang datang ke Meko, bukan karena ditarik Kuasa Roh Kudus bagi Lawatan Allah yang dahsyat, tetapi semata-mata terpengaruh dengan cerita bahwa ada mujizat dan kesembuhan di sana. Mereka terbagi dalam 3 kelompok masyarakat; pertama, Mereka yang sakit dan keluarganya; kedua Mereka yang ingin melihat apa yang sesungguhnya terjadi atau yang terprovokasi dengan ceritera spektakuler; ketiga, Mereka yang ingin mengetahui apa dan bagaimana sesungguhnya peristiwa itu.

    Pada umumnya yang diakui mengalami kesembuhan di Meko, kembali sakit. Bahkan ada beberapa yang meninggal. Meninggal di tenda-tenda lapangan Meko sudah 3 orang, dan yang telah kembali ke rumah sekitar 10 orang.

    Sebenarnya, dari indikasi dan gejala-gejala yang muncul, Ini adalah sebuah Fenomena Spiritisme.

    Pdt. DR. Henoch F. Saerang

    Tentena

    Informasi Dr. Marcus Bach yang secara khusus meneliti kompleks para Spiritis di Chesterfield, Indiana, USA, menyatakan: “On August 26 I drove into Chesterfield, Indiana, and proceeded immediately to the spiritualist camp adjoining the town. It is called a city of peace, a New Jerusalem, a Great Mecca. Expecting a morbid cloister for communication with the dead, I found to my surprise a bucolic vacation-land. Two large hotels and twenty cottages look out upon grass-carpeted amphitheater and a grotto in a “garden of prayer”. Sybolizing the unbroken tradition of spiritualism, there is a “Trial of Religions.” Spiritualists say there is nothing like it in the world. Life-sized busts of Abraham, Budha, Zoroaster, Mohammed, Lao-Tze, Confucius, Vardhamana, Zeus, Osiris, and Jesus suggest that spiritualism is universal in appeal and application. Overlooking the scene, an Indian stands with face uplifted to the invisible heavens of the spirit world. (The Kingdom of The Cult, hal 234).

    Baca tentang okultisme

    Tambahan:

    Puji Tuhan!

    Sebenarnya menurut pengamatan kami, si Selvin (gadis 8 tahun) tidak dapat mendemonstrasikan penyembuhan/mujizat, apa lagi di luar Meko desanya. Pada awal Maret, beberapa pengagumnya membawa dia ke Palu, dengan harapan memperluas demonstrasi kuasa dan memperlebar popularitas sang “dokter kecil” (itu gelar yang disandangnya). Ternyata saat orang membawa yang sakit, ditolaknya dan dianjurkan untuk dibawa saja ke Meko. Satu minggu lebih di Palu, tak ada sesuatu yang terjadi. Dia kemudian dipulangkan ke Meko.

    Pertengahan Maret, si Selvin diajak oleh tokoh JDN ke Jakarta; dengan asumsi supaya Api Meko bisa menjalar ke Ibu Kota, dan banyak mujizat/ kesembuhan terjadi. Betul, pada hari Jumat (23 Maret 2007?), begitu keyakinan mereka bahwa sang dokter kecil hanya dapat menyembuhkan pada setiap Jumat, jam 12 siang dan jam 12 malam; pengagumnya menginformasikan bahwa ada pelayanan kesembuhan di Landmark Building Senen, Jakarta, dan Penyembuh bocah dari Meko Sulteng akan beraksi. Umat Tuhan telah berdoa sejak jam 10 pagi dan banyak orang sakit dibawa, tunggu jam 12 siang, belum datang, sampai jam 01 siang juga tidak datang! Dan memang tidak datang2; Kemudian ditanya lewat telphone, kenapa tidak datang, “dokter kecil” menjawab, takut banyak orang; lebih baik datang saja ke Meko! Rupanya sang dokter kecil saat itu, lagi asyik berenang di kolam renang di rumahnya ibu Mely Wijaya. Ini terbalik dengan perintah Agung Tuhan Yesus Kristus, “Pergilah kamu ke seluruh dunia, jadikan sekalian bangsa murid-KU…” Matius 28:19-20; Kisah 1:8.

    Berikut, Hari Paskah (Jumat Agung), 6 April 2007, si dokter kecil sudah kembali ke Meko, dan para pengikutnya berkata bahwa akan ada Mujizat besar akan terjadi, lebih 10.000 orang sedang berdatangan dari berbagai tempat, melihat dan menikmati lawatan Allah; ribuan orang ‘bani Kedar Nebayot’ akan memberi diri dibaptis. Ternyata gak ada yang terjadi, memang ada beberapa banyak kendaraan dan ratusan orang berkerumun di tenda-tenda depan rumahnya Selvin. Tim kami juga terjun ke lokasi, dan ritualnya juga sama; pertama-tama, kelihatannya sama seperti kebaktian biasa. Saat jam 12 tengah malam, disampaikan bahwa Ritual Penyembuhan akan dimulaikan; kemudian disampaikan, supaya kaum ‘Kedar dan Nebayot’, segera Sholat menurut agamanya. Sang Mama (ibu Selvin) memimpin, tapi ternyata tidak ada sesuatu terjadi; justru saat dia datang dan berpapasan dengan Tim kami, dia shock, lalu menghilang dan kembali masuk rumahnya, tak pernah keluar. Si Selvin, sang “dokter kecil”, tak pernah muncul. Memang slama satu bulan ini, yang memimpin ritual adalah sang Mama. Tetap dalam doa Penyembuhan, tidak pernah menggunakan Nama Yesus.

  2. Lucy Schipper Says:

    Tuhan pernah di cobai dimanapun. iblis juga ada dimanapun. Tuhan tidak ingin di cobai. Jadi dia menolak jika disuruh melakukan sesuatu, artinya dia sedang tidak ingin melakukan apapun, atau bisa juga dia tidak ingin di cobai oleh siapapun. Iblis cemburu dengan kekuatan Tuhan. Jikalaupun ada orang yang mati, artinya memang itu sudah waktunya. Tuhan berhak mengatakan iya, Tidak atau tunggu dulu. Jadi segala yang terjadi pasti ada alasannya. Saya pribadi yakin bahwa Tidak ada hal besar yang bisa terjadi, tanpa seijin Tuhan.
    God Bless …………….

  3. Maryam Says:

    Orang berbondong-bondong dari segala penjuru cari kesembuhan! Mereka diberitahukan, “Yesus menyembuhkan!” Mereka diajar menyanyi dan menyembah Tuhan…berjam-jam mereka berdiri, duduk atau berbaring dalam kesakitan dan memuji Tuhan. Mereka diajar bertobat, hidup suci. Mereka diajar berdoa, “Bapa kami di surga.” Mereka pulang dari Meko dengan mengetahui 4 hal: Tahu bahwa Yesus berkuasa! Tahu berdoa! Tahu menyanyi! Tahu bahwa mereka harus bertobat dan hidup suci!
    Siapa tidak akan bersukacita dan heran dan berseri-seri? Siapa yang tidak akan tercengang dan akan berbesar hati? Puji Tuhan! Yesaya 60:1-9

  4. ana Says:

    “Berbahagialah orang yang tidak melihat tetapi percaya”. Karena hanya dengan percaya dalam nama Tuhan Yesus saja kita memperoleh hidup yang kekal. Bukankah itu Kepercayaan yang sejati???
    Jangan kita terlena dengan rupa manusia.

  5. devil_advocate Says:

    Betul saya setuju, kita hendaknya menyikapi hal tersebut dengan lebih bijaksana. Dari peristiwa itu hal yang dapat kita ambil bahwa kita hendaknya tidak saling menghakimi sesama kita. Apalagi dengan seenak sendiri mengklaim seseorang berdosa, masuk neraka dan lain-lain.
    Selain itu kita sebagi manusia juga hendaknya mau memaafkan semua orang yang bersalah pada kita, Sebab Tuhan juga maha pengampun dan hendaknya kita juga bersedia mengampuni orang yang bersalah ke kita. Sebab segala sesuatu tidak akan terjadi tanpa ijin dan kuasa Allah.
    Bahkan setan sendiripun memperoleh kuasa dan ijin dari allah. Itulah sebabnya Allah kita sebut Maha Kuasa.

  6. devil_advocate Says:

    Dan segala yang baik tentunya berasal dari ALLAH…

  7. b.v Says:

    salam damai semuanya…
    jujur saya adalah seorang yang berdosa dan tak berhak menjudge sesuatu kejadian yang hanya dapat dilihat dengan mata saja, karena saya hanya manusia yang tidaklah berhak mengatakan siapa itu yang berdosa atau pun suci… Satu pelajaran dalam hidup saya yang selalu berpikir logis dan mencari jawaban atas segala kejadian adalah sebuah proses yang memang kita sering alami, akan tetapi dalam hal ini pendapat pribadi saya pikiran kita hanyalah sebatas pikiran duniawi yang tidaklah sanggup menyamai atau bahkan mengerti rencana dari Tuhan. Itulah sebabnya Tuhan Yesus pernah berkata yang pada intinya kira kira seperti ini “apabila aku (Yesus) berkata tentang keduniawian dan kalian tidak percaya, bagaimana jika aku berkata tentang surgawi ?”. Dan satu hal lagi analisis yang tertulis menurut saya adalah hasil dari pikiran dari kita yang juga mempunyai sebuah keraguan dan keingintahuan yang tentunya merupakan sifat dasar manusia. manusia mempunyai pikiran dan hati , dari manakah segala keinginan yang menyesatkan itu itu berasal?? salah satu contoh konkrit yang sederhana : apabila kita melihat seorang pengemis yang meminta-minta , kita ingin memberikan sedekah kepadanya tetapi apabila kita memiliki hanya 5.000 rupiah bagaimana pikiran kita?? bagaimana untuk ongkos kita pulang??? …. nah saya yakin kita semua mempunyai pendapat masing2 tentang ini, tetapi apakah kita sanggup melakukan apa yang Tuhan Yesus pernah ajarkan kepada kita untuk memberikan segala yang kita miliki kepada yang lebih membutuhkannya?? Nah… inti dari cerita saya tersebut adalah percayalah pada hati nurani kita dan semoga Tuhan sudi menunjukan jalan dan menghindarkan kita dari segala siasat dan segala tipu daya dari pihak sebelah … Kuasa dan Rencana Tuhan melampaui pikiran manusia, pikiran manusia sanggup membuat komputer yang dapat melakukan segala perintah kita .. tapi apakah komputer punya hati nurani?? … mohon maaf jika ada perkataan saya yang kurang berkenan pada pembaca sekalian, saya benar2 prihatin atas seringnya kejadian yang mengatas namakan Tuhan yesus tetapi memiliki tujuan di balik itu… Padahal suatu tujuan yang mulia menurut pikiran seorang manusia belum tentu mulia menurut orang lain…
    jangan biarkan kepercayaan kita dinodai oleh pihak pihak tersebut. dan perbedaan pendapat adalah manusiawi, tetapi yang penting hati yang murni dan penuh kasih…

    May god mercy us all..
    b.v

  8. dennis Says:

    Tuhan mau kita mengetahui rencanaNya,saya setuju dengan pernyataan “percaya walaupun tidak melihat” karena iman kepada TUHAN YESUS mengalahkan segalanya dan tidak dapat dilampaui ile siapa pun.Jadi jagalah imanmu,jangan pakai akal budimu,karena Tuhan jauh di atas akal budi kita. JBU all…=>

  9. Erwin Says:

    Luk 7:22 Dan Yesus menjawab mereka: “Pergilah, dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu lihat dan kamu dengar: Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.
    Luk 7:23 Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku.”

    Ams 10:19 Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi.

    Kis 5:38 Karena itu aku berkata kepadamu: Janganlah bertindak terhadap orang-orang ini. Biarkanlah mereka, sebab jika maksud dan perbuatan mereka berasal dari manusia, tentu akan lenyap,
    5:39 tetapi kalau berasal dari Allah, kamu tidak akan dapat melenyapkan orang-orang ini; mungkin ternyata juga nanti, bahwa kamu melawan Allah.” Nasihat itu diterima.

    Mat 12:31 Sebab itu Aku berkata kepadamu: Segala dosa dan hujat manusia akan diampuni, tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni.

    Akhirnya saya tahu kenapa banyak Pendeta ditolak dan disuruh pulang, namun pesakitan diundang masuk.

  10. onat Says:

    — Pengalaman iman seseorang memang berbeda! Karya keselamatan YESUS jelas dan fakta dalam seantero hidup kita yang percaya kepada NYA asalkan kita mau meneliti dan mau menerima serta menyadari bahwa hidup dan mati kita adalah milik NYA! Saya diusia memasuki 50 tahun ini memahami dan menyadari betul bahwa hidup dan mati saya adalah milik YESUS TUHAN sehingga saya selalu hanya berpengharapan kepada NYA langsung! Tidak melalui perantara siapapun kecuali melalui ROH KUDUS yang menjadi bagian dari anugerah ALLAH Bapa kita kepada kita semua tanpa kecuali. Tua, muda, miskin, kaya, sakit, lumpuh, cacat, sehat, pandai, tolol atau apapun sebutan kita. Jadi kalau percaya penyembuhan di Meko, silahkan saja pergi kesana! Karena urusan percaya atau tidak itu adalah urusan pribadi kita sendiri atau tergantung iman kita sendiri. Tetapi yang penting adalah kita harus tetap mengarahkan pandangan kita hanya kepada YESUS TUHAN kita tanpa pernah berpaling sekali sajapun apalagi kita sampai berbalik belakang! TUHAN YESUS baik dan memberkati kita semua tanpa kecuali, jangan kita kuatir! Karena kuatir itu adalah dosa!

  11. Yoseph Rende Batti Says:

    minggu lalu kami telah kembali dari Meko, kejadian yang kami saksikan dan alami seperti yang telah kami dengar dan baca selama ini, kami yakin itu benar adalah mujisat dari Tuhan.
    Ada sebagian golongan yang notabene adalah dari golonan Kristiani sendiri yang tidak menerima mujizat ini, karena kebetulan Selvin dan keluarganya adalah anggota GKST, jangan-jangan hanya karena tidak sepaham sehingga muncul semacam “kecemburuan denominasi”, berhentilah untuk menganggab golongan kalian yang paling benar.
    Mujizat Meko mangajarkan bagaimana saling mengasihi dan bertobat, tidak menonjolkan diri, tanpa mengatakan sesuatu golongan yang paling benar. Makanya yang datang ke sanapun dari berbagai keyakinan dan golongan ; Kritiani, Muslim, Hindu, Budha, kaya dan miskin bergabung bersama dalam satu pujian kepada Tuhan. Saat sholat tiba yang muslim diingatkan untuk sholat. Ini benar rekonsiliasi antar agama dan golongan berhentilah untuk saling mencurigai,Pertanyaan : mengapa ada keyakinan di luar Kristen yang disembuhkan di Meko ?. Yesus sendiri menyembuhkan 10 orang kusta (termasuk orang Samaria) bukankah Yesus mengajarkan untuk saling mengasihi siapa pun dia

  12. Hamba Tuhan Says:

    Salam Damai dan Sejahtera,

    Komentar saya mengenai artikel ini, sbb:
    1. Yang Maha Kuasa sendiri pernah bersabda bahwa Dia akan menunjuk siapapun yg bukan siapa-siapa u/menunjukkan kemulian-Nya. Bukankah hal itu tercantum dgn jelas dalam Kitab Suci. Siapa yg ingin menjadi yg terutama harus menjadi pelayan bagi sesamanya, siapa yg ingin menjadi pemimpin berarti harus siap menjadi pelayan bagi sesamanya,siapa yg terbesar dari antara anda hendaklah menjadi yg terkecil dan rela melayani sesama2nya. Sudahlah anda melakukan ini dengan segenap hati? Sudahkah anda menyangkal hidup anda? Sudahkah anda melaksanakan hukum yg terutama: Kasihilah Tuhan Allahmu dgn segenap hati dan akal budimu dan Kasihilah sesamamu manusia sama seperti kamu mengasihi dirimu sendiri? Tanyakan dan renungkanlah pada diri anda sendiri.
    2.Janganlah beranggapan bahwa hanya dgn menafsirkan isi Kitab Suci menurut hati anda sendiri bahwa anda akan melihat, justru karena anda mengatakan anda melihat maka tetaplah dosa anda.
    3. Mengenai setiap orang pilihan Tuhan haruslah melalui suatu masa proses pembelajaran tertentu, jika anda benar2 memiliki hati yg bersih dan jauh dari kedengkian,tentu anda akan memahami bahwa tidak ada segala sesuatupun yg mustahil jika Yang Maha Kuasa menghendaki-Nya. Apa yg dipikirkan Tuhan dan bagaimanapun caranya tidak akan pernah terjangkau oleh manusia.
    4. Justru melalui seorang anak kecil yang bukan apa2 dan siapa2 tetapi Tuhan mau datang bersemayam dan tinggal dalam kekelaman di tanah Sulawesi, dan berkarya dgn cara2 yg ajaib,hal ini jelas2 menunjukkan bahwa kita semua harus bertobat, memiliki kerendahan dan kemuliaan hati. Benahilah dulu dirimu sebelum anda menilai orang lain, hai anda2 sekalian para pengajar. Karena jika tidak, maka tidak ada bedanya anda dengan kaum Farisi dan ahli2 Taurat. Mereka2 yg menafsirkan menurut hati dan pengetahuan, serta kemauan mereka sendiri akan menagku dirinya sebagai yg paling benar, dan akan menyebutkan diri, “Akulah Dia” atau berbagai hal sejenisnya. Hai orang2 munafik sadarlah, bahwa yg diperingatkan oleh Tuhan Yesus mengenai hati2 jika ada seseorang yg datang dalam nama-Nya,itu adalah anda2 sendiri, melalui tindakan2 anda yg dengan dengki dan iri dan mempertanyakan kenapa Tuhan mau hadir melalui seorang anak kecil yg tidak mengerti apa2 tetapi tidak mau hadir kepada nda yg merasa lebih memiliki pengetahuan mengenai ajaran2-Nya. Bukankah tindakan anda2 ini tidak ada bedanya dengan serigala2 berbulu domba. Renungkanlah dan camkanlah dalam hati anda sendiri. Ingat, siapa yg merasa tidak berdosa silahkan melempar batu duluan.
    5. Bertobatlah selama masih ada waktu, sebab Kerajaan Allah sdh dekat. Krn selama masa2 ini, baik anda2 sekalian kaum munafik dan tidak tahu diri atau siapapun, jika anda2 sungguh2 mau bertobat dgn segenap hati dan menajuhkan diri dari kedengkian dan kepicikan pikiran anda, maka akan mendapat pengampunan yg berdasarkan oleh kasih sayang Tuhan yg besar terhadap manusia. Krn sesudahnya Tuhan akan datang sebagai hakim yg adil, dan pada saat itu, tidak akan ada ampun lagi bagi yg msh menganggap diri sebagai yg paling benar.
    6.Milikilah belas kasihan terhadap sesamamu manusia,janda2, anak2 yatim piatu, orang2 terlantar dan mereka yg lumpuh dan menderita baik lahir dan batin. Berdermalah selama msh ada waktu, berbuatlah kebaikan dan jangan pernah merasa diri cukup, tetapi lakukanlah dgn segenap hatimu.
    7. Jika anda tidak percaya bahwa melalui seorang anak kecil Tuhan hendak menunjukkan kemulian-Nya melalui karya2Nya yg ajaib,paling tidak percayailah perbuatan-Nya melalui tangan2 orang2 yg anda anggap tidak layak. Tuhan menunjukkan kemulian-Nya kepada setiap orang sesuai dgn bakat dan talenta masing2, jgnlah rasa iri dan dengki meliputi hati anda2 sekalian. Hendaklah anda bersukacita dalam nama-Nya. Tuhan berkenan menunjukkan kuasa-Nya melalui mereka yg bukan siapa2, melalui saudara kita yg paling kecil.Berbahagialah mereka yg percaya walaupun tidak melihat.
    8. Bersyukurlah krn sampai saat ini anda2 msh dapat hidup layak,krn byk dari antara sesama kita yg hidup dalam penderitaan.Jgnlah sampai segala hal yg baik lari dari anda dan keluarga hanya krn kedengkian dan kepicikan hati anda.
    9. Mengenai hal berdoa, bukankah sdh tercantum dgn jelas,jauhkanlah dirimu dari gaya2 orang Farisi yg berdoa di sudut2 jalan dgn suara2 nyaring agar didengar oleh tetangganya, tetapi masuklah kamar dan kunci pintumu dan berdoalah, sebab Tuhan akan mendengar doa2mu dari tempat2 yg tersembunyi sekalipun dan berdoalah melalui hatimu walaupun hanya terlihat di mulut seperti komat-kamit jika mmg anda merasa anda perlu u/ berdoa kepada-Nya. Jika berpuasa, jgnlah kusut mukamu sehingga semua orang mengetahui engkau sdg berpuasa, tetapi beraktivitaslah seperti biasa dalam keadaan normal. Ingat, Tuhan mengetahui segala tindakan anda yg sekecil apapun dan segala yg tersembunyi. Berdoalah Bapa Kami dgn segenap hati dan jangan pernah merasa puas dan berdoalah u/ memohon pengampunan, itulah yg paling penting,kita semua ini manusia berdosa.
    10. Yang terakhir, hormatilah Ibu Bapamu. Dan jika ada yg menganggap ini sebelah mata, ketahuilah bahwa segala perbuatan anda nanti akan diganjar sesuai dgn perbuatannya. Hukum karma tetap berlaku.

    Akhir kata, bertobatlah sahabat2ku selama masih ada waktu. Jika anda menyangsikan kebenaran tulisan ini,paling tidak lihatlah isinya. Jika anda “merasa melihat”, maka tetaplah dosa2 anda (Sabda Tuhan Yesus). Bagaimana cara Tuhan bertindak dan berkarya, itu adalah hak prerogatif Tuhan,kita hanyalah manusia2 berdosa yg patut bersyukur krn sampai saat ini masih bernafas,selayaknya kita berdoa agar kiranya Tuhan berkenan u/ mengaruniakan berkah dan rahmat-Nya pada kehidupan kita.
    Bertobatlah!

    Dari saudaramu,

    Hamba Tuhan

  13. hendra Says:

    you call yourself doctor and a pastor but you are talking shite!
    you should be ashamed of yourself
    selvin, with his limitation as a small child, has been trying to help as many people as she can
    i don’t reaelly caer if she originates her favor/bless or whatever directly from jesus or from a retarded goat or from Dora Emon, the FACT is SHE CURES. that what matters

    while she is busy, you are busy flattering yourself

    you are sick, doctor

  14. ARUEISAN Says:

    Kepada yang terhormat bapak Henoch, saya menghargai bapak sebagai seorang hamba Tuhan, tapi ingat pak! binatang atau batupun Tuhan bisa pakai untuk rencanaNya yang indah,apalagi seorang anak kecil seperti Selvin mengapa tidak, Tuhan bisa pakai dia sebab Tuhan melihat ketulusan dan kepolosan hatinya Selvin,jika saya baca Alkitab justru banyak kali Yesus mencekam ahli ahli taurat dan para imam, why? bapak pasti bisa tahu jawabannya, sebab bapak ahli Alkitab dan menyandang gelar Dr, saya hormati kedudukan bapak, hanya saja sebagai masukan tolong bapak jangan cepat menyimpulkan sesuatu menganggap peristiwa meko seolah olah yang ada di sana adalah nabi palsu, saya tidak dapat terimah simpulan bapak seperti diatas, karena telah banyak buah -buah pertobatan yang kita lihat dari peristiwa Meko,banyak yang telah bertobat, ini buah pelayanan yang saya maksud. okey pak sorry ini hanya masukan saja Tuhan berkati bpk Pdt Dr.Henoch with all family.From arueisan.USA

  15. aser rerung Says:

    saya tidak ingin menghakimi jika itu kehendak Tuhan maka, tidak seorangpun yang dapat menghentikan. Jika itu bukan dari Tuhan cepat atau lambat akan hilang dengan sendirinya.

  16. vera tobing Says:

    mari kita lihat buah-buahnya,darisanalah kita tahu sumbernya. jangan kita saling mencurigai,tapi mari bersatu dalam doa.kebenaran tetap akan menang. kalau kita merasa benar, tunjukkan kebenaran kasih kita.terlalu banyak orang kristen yang merasa paling benar. hati-hati!selamat merenung

  17. MArthen Says:

    Yth, Pdt. DR. Henoch F. Saerang
    Saya berasal dari Daerah Tana Toraja. Kebetulan saya jauh di rantau, tapi saya secara rutin menelpon orang tua ke sana. Dari apa yang mereka sampaikan katanya ada ribuan bahkan puluhan ribu orang Toraja yang sudah ke Meko dari yang ingin mendapatkan kesembuhan sampai kepada yang hanya ingin menyaksikan kuasa Tuhan. Dari cerita ibu saya, sekembalinya dari sana terjadi perubahan yang luar biasa pada masing-masing pribadi. Yang dulunya banyak melakukan hal-hal yang tidak berkenan kepada Tuhan kini mereka meninggalkannya. Banyak yang dulu saling membenci kini menjadi sahabat, saling mengampuni. Banyak orang yang bertobat. Puncaknya ketika diadakan kebaktian syukur di Rantepao dihadiri oleh puluhan ribu orang Toraja yang larut dalam puji-pujian kepada Tuhan. Dalm kebaktian itu pun banyak terjadi kesembuhan bagi mereka yang sakit (www.gerejatoraja.com). Ini terjadi ratusan kilometer dari Meko. Kesimpulannya dimana pun jika kita sungguh percaya maka Tuhan akan menyatakan kuasaNya. Dan Meko sebagai awal dari terjadinya transformasi besar-besaran di sana tetap menjadi cerita indah bagi mereka. NAmun hati mereka tertuju kepada Allah yang telah berperkara. Buah yang kemudian semakin ranum disana adalah gereja-gereja semakin penuh sesak setiap hari minggu. Di gereja tempat orang tua saya beribadah menurut cerita mereka dulunya hanya diadakan sekali kebaktian dan hanya separuh bangku gereja yang terisi. Sekarang? Ibadah sudah dilakukan 2 kali toh belum dapat menampung warga jemaat yang datang. Bahkan sebagian dari mereka membawa tikar dari rumah untuk bisa duduk beribadah dalam gereja. Perntanyaan saya buat bapak Pdt. DR. Henoch F. Saerang, Jika buah yang terjadi adalah banyak jiwa yang bertobat dan memuliakan serta memuji-muji Tuhan apakah kita masih mengatakan bahwa kuasa itu tidak berasal dari Tuhan? Jika itu kuasa dari iblis, bukankah tujuan iblis hanya satu? Menjauhkan manusia dari Tuhan!! Jika mata kita hanya tertuju pada kesembuhan fisik, yang dihitung secara statistik oleh bapak pendeta Saerang (3 orang meninggal, 10 orang sampai kerumah meninggal dst) maka kita tidak sungguh-sungguh memahami kuasa Allah. Allah punya otoritas mutlak atas apa yang dikehendakiNya. Termasuk memilih anak kecil Selvin dan bukan orang-orang yang sudah teruji (ilmunya?) seperti yang bapak Saerang tulis.
    Jika Bapak Pdt menyebut orang-orang yang ke Meko sebagai “Pengagum Selvin” semata, banyak yang kesana benar-benar rindu untuk memuliakan nama Tuhan pak, bukan karena Selvin nya.
    Mohon ampun jika ada yang kurang berkenan. Biarlah Tuhan yang empunya hidup ini mengampuni kita. Dan biarlah namaNYa terus dipermuliakan sampai dia datang kembali.

    Salam
    Marthen

  18. silent observer Says:

    Kalau benar yang sudah sembuh kembali sakit, atau malah lebih parah, benar2 ini bukan dari Tuhan.

    Tuhan memberi dengan cuma-cuma, akan tetapi iblis selalu main hitung2an, percayalah…

  19. estimate Says:

    baca kembali di Alkitab jika memang semua itu meragukan anda. Bahwa:

    “segala sesuatu yang baik berasal dari pada KU”

    Jelas sudah bahwa jika berbuat untuk kebaikan bkankah itu berasal dari pada Bapa?

    Jika dengan mudah mengatakan bahwa apa yg dilakukan Selvin adalah bersifat Tenung maka ketahuilah bahwa jika hanya menafsirkan isi Alkitab dengan mata telanjang maka seperti andalah isi pikiran anda, namun apa yang disampaikan Allah selalu misteri.

    Lihatlah dalam Alkitab perjanjian lama, disana ada kisah yang menceritakan sebuah sumur yang dapat menyembuhkan jika malaikat Allah turun dan menyentuh airny maka segeralah yag sakit juga menyentuh dan membasuh diri dalam sumur itu dan dia akan tahir.

    Ini fakta bahwa sebuah sumur yang bisa mentahirkan orang dari berbagai penyakit jika airnya bergoyang tiba-tiba karena dipercaya Malaikat Allah turun dan berkenan pada air tersebut, lalu apakah anda bisa mengatakannya itu tenung juga? sebab siapa bisa melihat Malaikat Allah yg turun dan menyentuh air sumur tersebut? dan mengapa anda percaya akan cerita itu?

    Kisah tersebut ada dalam Alkitab dan anda percaya akan hal itu. Jika anda percaya segala sesuatu yang baik berasal dari Allah maka mengapa anda tidak percaya dengan apa yang diperbuat Selvin atas nama Tuhan?

    Sekali lagi tiada yang mustahil bagi Allah sekalipun itu mustahil bagi kita manusia.

    Seperti kisah Dominggus yang sekolah Teologinya diserang dan lehernya ditebas hingga hampir putus. Setengah batang lehernya sudah terputus dan ia meninggal dalam beberapa jam. Menurut dokter, dia tidak akan bisa hidup karena lehernya secara medis dinyatakan tidak bisa berfungsi lagi namun apa, ia hidup kembali dan ia diminta Tuhan Allah Bapa di Surga untuk pulang ke raganya.

    Mustahil bagi manusia dengan kadaan leher terputus dan nampak daging dan urat lehernya terputus, ia masih hidup. Ini mustahil bagi manusia namun bagi Allah tidak ada yg mustahil. Sekalipun terputus habis, jika Allah berkenan maka tetap akan bisa hidup.

    “Barang siapa percaya kepada KU tidak akan binasa melainkan beroleh hidup yag kekal”


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: