NOVENA TIGA SALAM MARIA

Agustus 4, 2008

Bunda Maria, Perawan yang berkuasa, bagimu tidak ada sesuatu yang tidak mungkin, karena kuasa yang dianugerahkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa kepadamu. Dengan sangat aku mohon pertolonganmu dalam kesulitanku ini, janganlah hendaknya engkau meninggalkan aku, sebab aku yakin engkau pasti dapat menolong, meski dalam perkara yang sulit, yang sudah tidak ada harapannya, engkau tetap menjadi pengantara bagi Puteramu.

Baik keluhuran Tuhan, penghormatanku kepadamu maupun keselamatan jiwaku akan bertambah seandainya engkau sudi mengabulkan segala permohonanku ini. Karenanya, kalau permohonanku ini benar-benar sesuai dengan kehendak Puteramu, dengan sangat aku mohon, o Bunda, sudilah meneruskan segala permohonanku ini ke hadirat Puteramu, yang pasti tidak akan menolakmu.

Pengharapanku yang besar ini, berdasarkan atas kuasa yang tak terbatas yang dianugerahkan oleh Allah Bapa kepadamu. Dan untuk menghormat besarnya kuasamu itu, aku berdoa bersama dengan St. Mechtildes yang kau beritahukan tentang kebaikan doa “Tiga Salam Maria”, yang sangat besar manfaatnya itu.

Salam Maria………..

Salam Maria………..

Salam Maria………..

(Permohonan)

……………………..

Perawan suci yang disebut Tahta Kebijaksanaan, karena Sabda Allah tinggal padamu, engkau dianugerahi pengatahuan Ilahi yang tak terhingga oleh Puteramu, sebagai makhluk yang paling sempurna untuk dapat menerimanya.

Engkau tahu betapa besar kesulitan yang kuhadapi ini, betapa besar pengharapanku akan pertolonganmu. Dengan penuh kepercayaan akan tingginya kebijaksanaanmu, aku menyerahkan diri seutuhnya kepadamu, supaya engkau dapat mengatur dengan segala kesanggupan dan kebaikan budi, demi keluhuran Tuhan dan keselamatan jiwaku. Sudilah kiranya Bunda dapat menolong dengan segala cara yang paling tepat untuk terkabulnya permohonanku ini.

O Maria, Bunda kebijaksanaan Ilahi, sudilah kiranya Bunda berkenan mengabulkan permohonanku yang mendesak ini, Aku memohon berdasarkan atas kebijaksanaanmu yang tiada bandingnya, yang dikaruniakan oleh Puteramu melalui Sabda Ilahi kepadamu.

Bersama dengan St. Antonius dari Padua dan St. Leonardus dari Poto Mauritio, yang rajin mewartakan tentang devosi “Tiga Salam Maria” aku berdoa untuk menghormati kebijaksanaanmu yang tiada taranya itu.

Salam Maria………..

Salam Maria………..

Salam Maria………..

(Permohonan)

……………………..

O Bunda yang baik dan lembut hati, Bunda kerahiman Sejati yang akhir-akhir ini disebut sebagai “Bunda yang penuh belas kasih”, aku datang padamu, memohon dengan sangat, sudilah kiranya Bunda memperlihatkan belas kasihmu kepadaku. Makin besar kepapaanku, makin besar pula belas kasihmu kepadaku.

Aku tahu, bahwa aku tidak pantas mendapat karunia itu. Sebab sering kali aku menyedihkan hatimu dengan menghina Putera-mu yang kudus itu. Betapapun besarnya kesalahanku, namun akau sangat menyesal telah melukai Hati Kudus Yesus dan hati kudusmu.

Engkau memperkenalkan diri sebagai “Bunda para pendosa yang bertobat” kepada St. Brigita, maka ampunilah kiranya segala kurang rasa terima kasihku padamu. Ingatlah akan keluhuran Puteramu saja serta kerahiman dan kebaikan hatimu yang terpancar dengan mengabulkan permohonanku ini melalui perantaraan Puteramu.

O Bunda, Perawan yang penuh kebaikan serta lembut dan manis, belum pernah ada orang yang datang padamu dan memohon pertolonganmu engkau biarkan begitu saja. Atas kerahiman dan kebaikanmu, aku berharap dengan sangat, agar aku dianugerahi Roh Kudus. Dan demi keluhuranmu, bersama St. Alfonsus Ligouri, rasul kerahimanmu serta pengajar devosi “Tiga Salam Maria”, aku berdoa untuk menghormati kerahimanmu dan kebaikanmu.

Salam Maria………..

Salam Maria………..

Salam Maria………..

(Permohonan)

……………………..

Keterangan:

1. Sebaiknya ditambahkan doa:

Bunda Maria, Bunda yang baik dan murah hati, jauhkanlah (diriku), (dia), (kami) dari dosa berat.

2. Jika permohonan Anda mengenai perkara besar dan penting, hendaklah melakukan novena ini 3 (tiga) kali berturut-turut.

3. Untuk memperbesar kemungkinan akan terkabulnya permohonan Anda, dapat pula Anda berjanji pada Bunda Maria:

  • Tiap pagi dan petang setia berdoa “Salam Maria”
  • Mengumumkannya kalau permohonan Anda itu telah dikabulkan, sebagai tanda terima kasih dan penghormatan kepada Bunda Maria yang tersuci.
Evangelisasi 2000 – Lumen 2000
Iklan

AKU PERCAYA

Agustus 4, 2008

Aku percaya akan Allah, Bapa yang mahakuasa, pencipta langit dan bumi;

dan akan Yesus Kristus, PutraNya yang tunggal, Tuhan kita;

Yang dikandung oleh Roh Kudus, dilahirkan oleh perawan Maria;

Yang menderita sengsara dalam pemerintahan Pontius Pilatus;

Disalibkan, wafat, dan dimakamkan;

Yang turun ke tempat penantian;

Pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati;

Yang naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang mahakuasa;

Dari situ Ia akan datang mengadili orang hidup dan yang mati.

Aku percaya akan Roh Kudus, Gereja Katolik yang kudus, persekutuan para kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan, kehidupan kekal.

Amin.

SALAM MARIA

Agustus 4, 2008

Salam Maria, penuh rahmat, Tuhan sertamu,

Terpujilah engkau di antara wanita,

dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.

Santa Maria Bunda Allah,

Doakanlah kami yang berdosa ini,

Sekarang dan waktu kami mati,

Amin.

BAPA KAMI

Agustus 4, 2008

Bapa kami yang ada di surga,

Dimuliakanlah nama-Mu,

Datanglah kerajaan-Mu,

Jadilah kehendak-Mu,

Di atas bumi seperti di dalam surga,

Berilah kami rejeki pada hari ini,

Dan ampunilah kesalahan kami,

Seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami,

Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,

tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat,

Amin.

Doa Syukur

Agustus 31, 2007

Roh Kudus, Engkau yang memecahkan semua persoalan, yang menerangi semua jalan sehingga kami dapat mencapai tujuan. Engkau yang memberi kami anugrah surgawi untuk memaafkan dan melupakan semua kesalahan kami dalam seluruh hidup kami. Engkau melimpahi kami semua dengan cinta kasih. Dengan doa pendek ini kami mengucapkan terima kasih kepadaMu. Kami tak mau berpisah dariMu walaupun dengan godaan materi.

Kami ingin bersamaMu dalam kegembiraan abadi. Terima kasih untuk kebaikanMu kepada kami semua.

(Ucapkan doa ini 3 hari berturutan. Setelah 3 hari, hal yang diminta akan dipenuhi walaupun nampak sulit. Publikasikan doa ini segera setelah keinginan itu dikabulkan. Tujuan doa ini tidak perlu ditulis. Tuliskan inisial nama Anda di bagian bawah). -FS-

Repost dari Warta Minggu Gereja MBK- 26 Agustus 2007

Kawan2, kemarin siang saya dapat komentar yg mengagetkan, suatu analisis seorang pendeta yang datang langsung ke Meko-Poso untuk menyaksikan Mujizat yang selama ini sedang gempar diberitakan dan disebarluaskan ke seluruh penjuru negri. Berikut saya repost agar kawan2 bisa membaca dan menafsirkannya sendiri. Komentar menarik dipersilahkan… 🙂

Terima Kasih untuk Pdt. DR. Henoch F. Saerang yang posting komentarnya di topik blog ini sebelumnya…

*********************************************************************************

Mujizat Meko, Poso

Sebuah Fenomena Spiritualitas! Apakah Dari Tuhan?

Sejak pertengahan Februari 2007, Desa Meko, 30 km arah selatan Tentena, ibu kota Kecamatan Pamona Barat, salah satu desa subur di tepian Danau Poso, yang berkembang pesat akibat kualitas tanaman Coklatnya yang dicari para pembeli, menjadi pusat perhatian masyarakat dari berbagai penjuru kabupaten Poso, Sulawesi Tengah bahkan Indonesia.

Berawal dari seorang anak Gadis bernama Selvin, 8 tahun, menyatakan mendapat kunjungan khusus sang ‘Tete Manis’, dan atas perintahnya mengobati ibunya yang sedang sakit (asam Urat?), lalu sembuh, 6 Januari 2007. Kakaknya yang di Palu juga sakit, mereka mengunjungi dan secara mengherankan disembuhkan.

Setelah kembali ke Meko, ada beberapa orang sakit datang, dan ditanganinya, juga sembuh. Informasi yang mengherankan ini berjalan dari mulut ke mulut sampai akhirnya menarik perhatian banyak orang datang mencoba keajaiban tersebut. Dari beberapa kesaksian kesembuhan/mujizat, berita ini ter blow-up, akibatnya terjadi gelombang kunjungan masyarakat yang tak terbendung lagi. Anak tersebut, kedua orang tuanya, dan beberapa tokoh masyarakat serta Pendeta kemudian mengklaim ini adalah “Lawatan Allah” atas Tanah Sintuwu Maroso – Poso.

Pertanyaannya, benarkah peristiwa ini dapat dikategorikan ‘lawatan Allah’ untuk suatu ”Kegerakan Rohani Gereja Tuhan” bagi kepentingan Kerajaan Allah dan kemuliaan Nama Tuhan? Bagaimana dan dengan apa kita menilainya untuk memperoleh kesimpulan yang valid Alkitabiah? Jawabannya, satu-satunya standar Kebenaran, ALKITAB ADALAH FIRMAN ALLAH.

I. Peristiwa Perjumpaan dengan Yang Ilahi & Penetapannya sebagai Utusan Ilahi

Perjumpaan Selvin dengan Yang Ilahi diceritakan dalam beberapa versi dan berkembang dalam masyarakat .

1. Menurut Pdt. Rinaldy Damanik (seperti yang dituturkan Mamanya Selvin kepadanya), pada tanggal 6 Januari 2007 Mama Sil (ibunya si Selvin) yang kakinya sakit (Asam Urat), lalu dipijit-pijit Selvin dan sembuh. Besoknya ibunya Tanya, bagaimana cara pijit sehingga bisa sembuh? Jawabnya, sementara pijit tadi malam, saya dapat penglihatan “Tete Manis” seperti yang digambar setengah badan pake mahkota duri, lalu ada suara “Aku akan pakai dan berikan banyak talenta sama kau”, Selvin Tanya, 5000?, jawabnya, “lebih dari 5000, tetapi harus bilang sama keluarga Mama Papa supaya bertobat.”

Karena mengalami kesembuhan yang ilahi, dan teringat akan anaknya yang di Palu sakit, Mama Sil mengajak Selvin ke Palu, lalu dengan cara yang sama, mengusap-usap/pijit, dan dengan mulut berkomat-kamit yang kemudian katanya berdoa ‘Bapa Kami’ kakaknya itu mengalami kesembuhan.

2. Menurut Pdt. Maxie Massie & Ibu, Gembala GPdI Toinasa (seperti dituturkan oleh Papanya Selvin kepada mereka); Selvin sementara di kamar, tiba-tiba ada cahaya bersinar terang, dan dia lihat sang ’Tete Manis’, kemudian dia dibawa ke Jembatan Sungai Meko. Suara tete Manis datang padanya dan meminta Selvin mengambil getah sesuatu cabang dibagian tengah , lalu mengusapkan ke matanya. Selanjutnya Selvin dapat melihat jelas yang berbicara padanya seperti gambar Yesus setengah badan. Dari atas jembatan dia melihat banyak orang yang sakit yang berteriak-teriak minta tolong. Sang ‘Tete Manis’ berkata “Tolong mereka”, selvin jawab, aku tidak bisa, Suara itu menjawab, ”kau akan diberi banyak Talenta untuk bisa menyembuhkan mereka” Selvin Tanya 5000? Dijawab, “lebih banyak”

Mamanya mendapati dia pingsan di kamar, bertepatan mamanya sakit kaki, lalu dipijit/usap-usap, dan sembuh. Lalu karena anaknya yang di Palu dalam keadaan sakit, Mama Sil (mamanya Selvin) mengajak Selvin ke Palu. Dia melakukan proses pengobatan yang sama disertai mulutnya berkomat kamit, yang kemudian dikatakan itu Doa Bapa Kami, dan kakaknya sembuh.

3. Penjelasan Pdt. Morlan Perapi & Ibu, Gembala GPdI MEKO (seperti yang dituturkan oleh Papa & Mamanya Selvin kepada mereka). Pada hari itu Selvin sementara main dengan teman-temannya, lalu datang 3 orang, yang masing-masing seperti gambar Yesus, Bunda Maria, Malaekat. Mereka mengajak Selvin. Setelah pamitan pada orang tuanya, Selvin ikuti mereka dan dibawa ke Jembatan Sungai Meko; Di sana, setelah matanya diusap dengan getah batang pisang, Dia mampu melihat ’Tete Manis’ (maksudnya Yesus seperti digambar) dengan lebih jelas, dan kemudian dia melihat banyak orang di sungai itu yang meminta pertolongan. Kemudian ada suara berkata padanya, ”kau akan kuberi Talenta lebih 5000 talenta”. Sekembalinya ke rumah, dia langsung mengobati ibunya dengan cara memijit/mengusap-usap pada bagian yang sakit, ternyata sembuh. Dan kemudian mereka ke Palu pada saat dapat informasi bahwa kakaknya Selvin sakit parah. Setibanya di Palu, Selvin mengobati kakaknya dengan cara yang sama sambil menggunakan Doa Bapa Kami dengan mulut hanya berkomat kamit. Kakaknya ternyata sembuh.

Inilah dasar keyakinan Selvin dan kedua orang tuanya, kemudian semua pendukungnya bahwa Selvin dipakai/diutus Tuhan dengan Karunia Kesembuhan/Mujizat, pengakuan itu dikukuhkan dengan beberapa bukti orang sembuh serta mengalami mujizat, dan karena secara bergelombang orang orang dari berbabagi penjuru Sulteng berdatangan, maka peristiwa Meko di klaim sebagai suatu ”Lawatan Allah untuk Poso”.

Mengacu pada Alkitab yang adalah Firman Allah, tidak ada orang yang sungguh-sungguh dipakai Tuhan secara spesifik (Rasul, Nabi, Penginjil, Gembala, Guru, dll) yang akan mengadakan Kegerakan dan Kebangunan Rohani secara dahsyat, terjadi secara Instant. Semua terproses sesuai dengan rancang bangun Tuhan Yesus Kristus! Petrus dan para Rasul, pertama-tama dijumpai oleh Yesus, dipanggil, dilatih/diajar (tiga setengah tahun) dan diurapi Roh Kudus, lalu mereka dipercayakan pelayanan secara dahsyat dan luar biasa (Baca kitab Injil dan kitab Kisah Para Rasul). Filipus dan Stefanus, adalah jemaat mula-mula di Yerusalem, karena kesetiaan dan penuh Roh Kudus lalu dalam Kisah 6, diangkat jadi Diaken di Yerusalem, dan kemudian Stefanus dengan Mujizat dan Tanda Heran menggemparkan Yerusalem dan akhirnya mati syahit (Kisah 6:8-15; 7:1-60, Filipus yang disertai Mujizat dan Tanda Heran menggemparkan kota Samaria dengan ribuan orang datang pada Yesus (Kisah 8:4-40). Rasul Paulus, dicegat/berjumpa Yesus di jalan menuju Damaskus, lalu kemudian dikatakan Yesus untuk menjadi Rasul bagi orang Kafir, tetapi dia lebih dahulu harus melalui proses lewat penumpangan tangan Ananias di Damaskus, lalu ke Yerusalem dan kemudian ke Tarsus. Setelah itu (sekian tahun) lalu Dia mulai melayani di Antiokhia yang kemudian disertai dengan Mujizat dan tanda heran menjelajah seluruh dunia dan ribuan orang bertobat dan menerima Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat. Coba periksa semua pemimpin Rohani baik dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, tidak ada yang instan, apalagi kanak-kanak; Yesuspun harus menanti sampai usia 30 tahun, dan mulai melayani dengan disertai Mujizat/Tanda Heran.

Berikut, mengikuti tiga versi kesaksian proses si Selvin yang kemudian di klaim sebagai Utusan Tuhan dengan Karunia Mujizat & Kesembuhan, untuk suatu kegerakan rohani besar untuk Poso, agaknya tidak valid. Tidak Alkitabiah. Menurut Alkitab, ”…supaya dengan keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan.” Mat 18:16

Para Nabi dalam Perjanjian Lama yang dipanggil Tuhan, panggilan yang diterimanya selalu dikukuhkan oleh yang lain lalu mereka diurapi untuk pelayanan. Perhatikan juga Paulus; dia saksikan berjumpa dengan Yesus di jalan ke Damaskus (Kisah 9:3-8); lalu Tuhan berbicara kepada Ananias di dalam kota Damaskus supaya Ananias mengukuhkan panggilanNya atas Paulus (Kisah 9:10-19).

II. Beberapa Kejanggalan Doa dan pelayanan Kesembuhan

Tuhan Yesus menegaskan bahwa dalam hal mengusir setan dan atau berdoa bagi yang sakit dan demi pernyataan Mujizat Allah kita harus berdoa dalam Nama-Nya: ”… mereka akan mengusir setan-setan demi nama-KU….” (Markus 16:17). Rasul Petrus kemudian mendemonstrasikan di depan Gerbang Indah di Yerusalem: ”… Demi Nama Yesus orang Nazaret itu, berjalanlah.” (Kisah 3:6).

2.1. Selvin, justru menggunakan ”Doa Bapa kami” yang dikatakan ”Tete Manis” dan dengan tidak kedengaran, seperti komat kamit saja. Ibunya pernah bertanya kenapa tidak kedengaran, jawabnya, begitu instruksi ”Tete Manis”; kemudian atas instruksi Selvin kepada Mamanya, untuk berdoa kesembuhan dan mujizat, harus pakai Doa Bapa Kami.

2.2. Dalam sebuah percakapan di Siuri, Pdt. Damanik, bertanya, mengapa harus pakai Doa Bapa Kami? Dari antara beberapa jawaban Selvin inilah, yang saya garis bawahi; “Itu adalah Doa yang diajarkan Yesus, Kan Dia itu Bapa yang baik, bapa kita semua, Bapanya Orang Kristen, Bapanya Orang Islam, Bapanya Orang Hindu….” ???

Padahal yang berhak menyapa Dia Bapa adalah anak-anakNya yang telah ditebus oleh darah Anak Domba Allah (Galatia 3:26-29) Khusus baca Galatia 4:6.

Dan itulah yang dipraktekkan oleh mereka, Selvin, Mamanya dan Papanya, dalam melayani orang-orang bukan Kristen. Berdoalah menurut Keyakinan/Iman masing masing, kalau Islam, berdoa/sholat secara Islam, Hindu berdoa secara Hindu, karena Allah kita sama. Lagu yang diinstruksikan Selvin dan Mamanya untuk dilagukan sepanjang waktu “Allah Kuasa Melakukan Segala Perkara” dan ini sudah berlangsung sekitar 3 minggu, lalu berkembang dengan lagu lain yang diizinkan “ Tak Tersembunyi Kuasa Allah” serta “Bersyukur pada Tuhan” dan “Allah itu baik”; Itu rupanya lagu netral, tak ada kata “Nama Yesus”.

2.3. Yang juga agak aneh, si Selvin, yang telah menjadi terkenal akhirnya merasa cape melayani orang-orang sakit yang datang terus. Akhirnya, katanya dia telah mentransfer Karunia Mujizat/Kesembuhan, atas izin Tete Manis, kepada Mamanya.

Dan kemudian, Mama Sil (ibunya Selvin) bersama bapaknya yang paling berperan dalam pelaksanaan ritual proses Penyembuhan bagi orang-orang sakit. Dan pelayanan di Meko dikomandoi langsung sang Mama. Beberapa Aktivis Gereja/Persekutuan Doa/pendeta yang percaya, membantu pelaksanakan kebaktian yang diistilahkan Ritual Penyembuhan; Sehingga warna proses ibadah hampir sama dengan KKR, tetapi tetap kelihatan pemaksaan (mistik) mujizat dan kesembuhan bagi para yang sakit.

2.4. Keyakinan mereka, seperti yang dipesan oleh si Selvin, bahwa kuasa Ilahi untuk mujizat dan kesembuhan akan datang pada Kamis Sore dan puncaknya pada Hari Jumat. Istilahnya jam 12 siang Jumat dan apalagi 12 malam itu signal penuh, Roh Kudus turun. Akhirnya dalam hari-hari Kamis Jumat, masyarakat berbondong-bondong membawa orang sakit dari berbagai tempat. Pada hari Kamis sore dalam rangka observasi kebenaran, saya berada di Meko. Lapangan Meko sudah mulai penuh dengan kendaraan dan mungkin sudah lebih 1000 orang terhimpun. Kemudian diumumkan Jam 4 Sore, Roh Kudus akan turun dan akan banyak kesembuhan. Terjadi gerakan-gerakan yang sama dengan orang trance/kesurupan. Saya juga berjumpa dengan warga Muslim, yang datang ke Pastori Meko, khusus meminta air sembahyang/wudhu. Mereka katakan kita sudah harus doa, ada keluarga kami sakit. Jam 4.15 pm, sang Mama yang sedang memimpin, berkata, Roh Kudus belum jadi turun karena ada yang mengganggu, ditunda sampai malam. Hari Jumat kemarin, tanggal 09 Februari, rupanya agak kurang yang menerima mujizat, yang jelas justru ada yang mati tergeletak di tenda di lapangan Meko.

III. Tetapi Banyak yang Mengalami Mujizat/Kesembuhan! Dan Ribuan Orang terus datang.

Yang membuat peristiwa Meko menjadi menarik ribuan orang setiap Kamis dan Jumat, adalah banyak juga yang sembuh. Katanya, ada yang buta melihat, yang lumpuh berjalan, dan banyak penyakit lain juga sembuh. Inilah yang diblow-up terus oleh mereka yang begitu mudah dipengaruhi dengan peristiwa Mujizat; langsung dinyatakan bahwa betul ini dari Allah. Yang hadir di sana adalah mereka yang mencari Kesembuhan dan bukan sesungguhnya Tuhan Yohanes 6:2, 66.

Waspadalah! Tidak semua penyembuhan adikodrati berasal dari Allah! Model bisa sama, juga menggunakan Alkitab dan pake atas nama Allah! Perhatikan Kel. 7:11-12, 22. Tongkat para Orang Berilmu Firaun mampu meniru Tongkat Musa yang jadi ular. Kasus Samaria, Kisah 8:9-13, 18-24. Sebelum bertobat, Simon dikenal masyarakat kota Samaria dan disebut ”Orang ini adalah Kuasa Allah yang terkenal sebagai Kuasa besar.” Juga Kasus Filipi, Kisah 16:16-18. Anak Perempuan yang mampu menyembuhkan serta melakukan mujizat; mengikuti Paulus dan mempromosikan pelayanan mereka; ”Orang ini adalah hamba Allah yang maha Tinggi, mereka memberitahukan kepadamu jalan keselamatan.” Ternyata yang dimilikinya roh tenung, bukan roh Allah.

Tuhan Yesus menasihati kita; ”Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! …Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda mujizat dengan maksud sekiranya mungkin, menyesatkan orang-orang pilihan! Markus 13:5, 22.

IV. Kesimpulan

Mengamati dan mempelajari pergerakan yang terjadi di Meko selama 4 minggu terakhir ini, kami menyimpulkan bahwa, yang dikira sebagai Lawatan Allah bagi suatu Kebangunan Rohani, Bukan sesungguhnya dari TuhanYesus Kristus Juruselamat kita. Yang datang ke Meko, bukan karena ditarik Kuasa Roh Kudus bagi Lawatan Allah yang dahsyat, tetapi semata-mata terpengaruh dengan cerita bahwa ada mujizat dan kesembuhan di sana. Mereka terbagi dalam 3 kelompok masyarakat; pertama, Mereka yang sakit dan keluarganya; kedua Mereka yang ingin melihat apa yang sesungguhnya terjadi atau yang terprovokasi dengan ceritera spektakuler; ketiga, Mereka yang ingin mengetahui apa dan bagaimana sesungguhnya peristiwa itu.

Pada umumnya yang diakui mengalami kesembuhan di Meko, kembali sakit. Bahkan ada beberapa yang meninggal. Meninggal di tenda-tenda lapangan Meko sudah 3 orang, dan yang telah kembali ke rumah sekitar 10 orang.

Sebenarnya, dari indikasi dan gejala-gejala yang muncul, Ini adalah sebuah Fenomena Spiritisme.

Pdt. DR. Henoch F. Saerang

Tentena

Informasi Dr. Marcus Bach yang secara khusus meneliti kompleks para Spiritis di Chesterfield, Indiana, USA, menyatakan: “On August 26 I drove into Chesterfield, Indiana, and proceeded immediately to the spiritualist camp adjoining the town. It is called a city of peace, a New Jerusalem, a Great Mecca. Expecting a morbid cloister for communication with the dead, I found to my surprise a bucolic vacation-land. Two large hotels and twenty cottages look out upon grass-carpeted amphitheater and a grotto in a “garden of prayer”. Sybolizing the unbroken tradition of spiritualism, there is a “Trial of Religions.” Spiritualists say there is nothing like it in the world. Life-sized busts of Abraham, Budha, Zoroaster, Mohammed, Lao-Tze, Confucius, Vardhamana, Zeus, Osiris, and Jesus suggest that spiritualism is universal in appeal and application. Overlooking the scene, an Indian stands with face uplifted to the invisible heavens of the spirit world. (The Kingdom of The Cult, hal 234).

Baca tentang okultisme

Tambahan:

Puji Tuhan!

Sebenarnya menurut pengamatan kami, si Selvin (gadis 8 tahun) tidak dapat mendemonstrasikan penyembuhan/mujizat, apa lagi di luar Meko desanya. Pada awal Maret, beberapa pengagumnya membawa dia ke Palu, dengan harapan memperluas demonstrasi kuasa dan memperlebar popularitas sang “dokter kecil” (itu gelar yang disandangnya). Ternyata saat orang membawa yang sakit, ditolaknya dan dianjurkan untuk dibawa saja ke Meko. Satu minggu lebih di Palu, tak ada sesuatu yang terjadi. Dia kemudian dipulangkan ke Meko.

Pertengahan Maret, si Selvin diajak oleh tokoh JDN ke Jakarta; dengan asumsi supaya Api Meko bisa menjalar ke Ibu Kota, dan banyak mujizat/ kesembuhan terjadi. Betul, pada hari Jumat (23 Maret 2007?), begitu keyakinan mereka bahwa sang dokter kecil hanya dapat menyembuhkan pada setiap Jumat, jam 12 siang dan jam 12 malam; pengagumnya menginformasikan bahwa ada pelayanan kesembuhan di Landmark Building Senen, Jakarta, dan Penyembuh bocah dari Meko Sulteng akan beraksi. Umat Tuhan telah berdoa sejak jam 10 pagi dan banyak orang sakit dibawa, tunggu jam 12 siang, belum datang, sampai jam 01 siang juga tidak datang! Dan memang tidak datang2; Kemudian ditanya lewat telphone, kenapa tidak datang, “dokter kecil” menjawab, takut banyak orang; lebih baik datang saja ke Meko! Rupanya sang dokter kecil saat itu, lagi asyik berenang di kolam renang di rumahnya ibu Mely Wijaya. Ini terbalik dengan perintah Agung Tuhan Yesus Kristus, “Pergilah kamu ke seluruh dunia, jadikan sekalian bangsa murid-KU…” Matius 28:19-20; Kisah 1:8.

Berikut, Hari Paskah (Jumat Agung), 6 April 2007, si dokter kecil sudah kembali ke Meko, dan para pengikutnya berkata bahwa akan ada Mujizat besar akan terjadi, lebih 10.000 orang sedang berdatangan dari berbagai tempat, melihat dan menikmati lawatan Allah; ribuan orang ‘bani Kedar Nebayot’ akan memberi diri dibaptis. Ternyata gak ada yang terjadi, memang ada beberapa banyak kendaraan dan ratusan orang berkerumun di tenda-tenda depan rumahnya Selvin. Tim kami juga terjun ke lokasi, dan ritualnya juga sama; pertama-tama, kelihatannya sama seperti kebaktian biasa. Saat jam 12 tengah malam, disampaikan bahwa Ritual Penyembuhan akan dimulaikan; kemudian disampaikan, supaya kaum ‘Kedar dan Nebayot’, segera Sholat menurut agamanya. Sang Mama (ibu Selvin) memimpin, tapi ternyata tidak ada sesuatu terjadi; justru saat dia datang dan berpapasan dengan Tim kami, dia shock, lalu menghilang dan kembali masuk rumahnya, tak pernah keluar. Si Selvin, sang “dokter kecil”, tak pernah muncul. Memang slama satu bulan ini, yang memimpin ritual adalah sang Mama. Tetap dalam doa Penyembuhan, tidak pernah menggunakan Nama Yesus.

berikut link informasi baru tentang Selvin Bungge yg didapat dari jawaban.com

semoga berguna… God Bless..

Selvin: Ampunilah Orang yang Bersalah